Workspace / Dashboard
LO
Engineering Workspace
FOUNDATION ONLINE · V0.2 DEVELOPMENT
LIFTING OPERATIONS ENGINEERING

Plan with precision.
Lift with confidence.

LIFT//OPS mengembangkan form dan perhitungan dari workbook Excel acuan menjadi workspace web responsif. Modul Single Crane dan Tandem Crane tersedia untuk pengujian awal; hasilnya belum untuk persetujuan atau pelaksanaan lifting.

Engineering Modules

Pilih modul untuk membuka workspace.

LIFT//OPS · V0.3
ⓘ
Development & engineering notice

V0.3 adalah implementasi awal Single dan Tandem Crane berdasarkan data pada workbook Lifting_Plan_Dinamis_Fix_v3.xlsx. Nilai, load chart, konfigurasi dan rumus harus diverifikasi engineer terhadap manual pabrikan, kondisi aktual, serta workbook sebelum digunakan untuk keputusan lifting. Belum ada penyimpanan histori/server pada versi ini.

LIFTING PLAN CALCULATOR

Single Crane Lift

Susunan section dan label mengikuti sheet Lifting dari workbook Excel acuan. Input kuning; nilai otomatis abu-abu; hasil biru.

EXCEL REF · V3

1. CRANE CONFIGURATION

Input utama
Tandem Crane akan diaktifkan pada modul berikutnya.
Pilih hanya kombinasi resmi pada database Excel.
Harus sama persis dengan titik radius pada load chart. Tidak ada interpolasi.

2. BOOM SECTION CONFIGURATION (AUTO)

Master konfigurasi boom
ComponentLength (m)QtyWeight (kg)
Total———

3. RIGGING & BEBAN (Kg)

Input dan berat otomatis
Dynamic Amplification Factor.
Static Load mengikuti formula Excel: jumlah Load + Fly Jib + Aux Block + Main Block + Hoist Line + Lifting Gear, dibagi 1.000.

4. GROUND BEARING

Dimensi dan area
Di workbook disimpan sebagai faktor 0,71.
Allowable Soil diambil dari master area pada workbook, bukan angka yang diketik manual.
Keterangan warna: kuning = input · abu-abu = otomatis · biru = hasil. Warna utilisasi: hijau <85% · kuning 85–100% · merah >100%.

6. SELECTED BOOM CONFIGURATION (mode Single Crane)

Validasi konfigurasi resmi
Komponen (urutan dari pangkal)Panjang/unit (m)QtySubtotal (m)Posisi dalam boomSubtotal berat (kg)
Total (definisi tabel pabrikan)——Berat section insert—
Catatan master data: workbook belum memiliki berat Boom Foot dan Boom Head. Sesuai formula Excel, crane weight saat ini hanya menambahkan berat section insert ke Non-Boom Weight. Berat foot/head tidak ditebak dan belum dihitung. Verifikasi data berat tersebut dari manual/configuration pabrikan sebelum hasil dipakai untuk keputusan lifting.
TANDEM CRANE CALCULATOR

Tandem Crane Lift · 2 Crane / 1 Cargo

Struktur input mengikuti sheet Tandem dan formula Tandem Calc. Kedua crane dihitung terpisah; beban tidak dibagi 50:50 secara otomatis.

EXCEL REF · TANDEM V3
ⓘ
Engineering warning

Metode geometri hanya menghitung kesetimbangan statika 2 titik pada cargo kaku. Hasil pembagian beban ini bersifat indikatif dan belum menggantikan lifting plan tandem yang diverifikasi. Pastikan konfigurasi rigging, load sharing, crane movement, communication, ground condition, and manufacturer limits diperiksa oleh lifting engineer.

1. CRANE A & CRANE B — CONFIGURATION

Input masing-masing crane
A CRANE AModel A
Exact radius pada load chart.
Dynamic amplification factor khusus Crane A.
Konfigurasi resmi dibaca dari database Excel.
B CRANE BModel B
Exact radius pada load chart.
Dynamic amplification factor khusus Crane B.
Konfigurasi resmi dibaca dari database Excel.
Kombinasi model tandem harus tercatat pada master Database!Q:T Excel.

2. SELECTED BOOM CONFIGURATION — CRANE A & B

Konfigurasi dan berat section insert
CRANE A · LR1250—
KomponenPanjang (m)QtySubtotal (m)
Total——
Berat section insert—
Berat boom foot/head belum tersedia di database; tidak ditebak.
CRANE B · LR1100—
KomponenPanjang (m)QtySubtotal (m)
Total——
Berat section insert—
Berat boom foot/head belum tersedia di database; tidak ditebak.

3. CARGO & DISTRIBUSI BEBAN

Tanpa asumsi 50:50 otomatis

METODE GEOMETRI · STATIKA 2 TITIK

Porsi A = (S − x) ÷ S. Porsi B = 1 − porsi A. Berlaku untuk asumsi cargo kaku dengan dua titik tumpu/angkat dan CoG berada di antara kedua titik.

METODE LIFTING PLAN TERVERIFIKASI

Total beban A+B harus sama dengan berat cargo dalam toleransi 0,5%, dan referensi lifting plan wajib diisi.

Dimensi visual opsional, bukan dasar pembagian beban.
Dimensi visual opsional.
BEBAN CARGO → CRANE A—
BEBAN CARGO → CRANE B—
Porsi Crane A / B—
Status distribusi: —

4. HASIL PERHITUNGAN — PER CRANE

SWL dari load chart exact-match
CRANE A · LR1250—
Crane Weight (t)—
Kapasitas tersedia / SWL (t)—
Beban cargo diterima (kg)—
Static Load (t)—
Dynamic Load (t)—
Utilisasi (Dynamic ÷ SWL)—
—
CRANE B · LR1100—
Crane Weight (t)—
Kapasitas tersedia / SWL (t)—
Beban cargo diterima (kg)—
Static Load (t)—
Dynamic Load (t)—
Utilisasi (Dynamic ÷ SWL)—
—

5. VISUALISASI TANDEM

Skematik · tidak berskala

Diagram ini hanya menunjukkan hubungan konseptual dua crane, dua hook, dan cargo. Tidak menggambarkan geometri aktual crane, boom offset, reeving, tinggi aktual, atau jalur gerak. Jangan digunakan sebagai lifting drawing.

6. STATUS TANDEM KESELURUHAN

Gabungan validasi pair + crane A + crane B
BELUM DAPAT DIVERIFIKASI

Hasil tandem akan ditampilkan setelah data lengkap.

WAJIB REVIEW ENGINEER: Status AMAN pada kalkulator hanya menunjukkan hasil pembandingan dynamic load dengan SWL berdasarkan data workbook yang tersedia. Status ini bukan izin kerja dan tidak menilai seluruh faktor tandem seperti load transfer, synchronisation, rigging system, structural adequacy, wind, ground bearing per crane, crane travel, atau prosedur komunikasi.
Hitung otomatis saat input berubah.
LIFT//OPS MODULE

Module

Module is planned.

IN DEVELOPMENT
Modul ini belum diaktifkan. Kita akan implementasikan setelah Single Crane Calculation diuji dan disepakati.