Lifting Plan Form
Document pengajuan rencana pengangkatan, berisi informasi pekerjaan, konfigurasi crane, data beban, rigging, dan persetujuan.
Kapasitas crane, distribusi beban, konfigurasi rigging, dan tekanan tanah dalam satu workspace.
Pilih mode sesuai konfigurasi pekerjaan lifting.
Load chart pabrikan dan sumber teknis untuk pemeriksaan rigging.
Access the two operational forms used with the LIFT//OPS calculation modules.
Lifting Plan Form and GBP Form are being prepared as downloadable documents. Each form will be released separately and will keep its own layout and approval fields.
Document pengajuan rencana pengangkatan, berisi informasi pekerjaan, konfigurasi crane, data beban, rigging, dan persetujuan.
Dokumen perhitungan Ground Bearing Pressure untuk mencatat konfigurasi crawler, beban crane, distribusi tekanan, dan verifikasi daya dukung tanah.
Konfigurasi crane, input beban, susunan boom, dan evaluasi kapasitas.
| Component | Length (m) | Qty | Weight (kg) |
|---|---|---|---|
| Total | — | — | — |
| Komponen (urutan dari pangkal) | Panjang/unit (m) | Qty | Subtotal (m) | Posisi dalam boom | Subtotal berat (kg) |
|---|---|---|---|---|---|
| Total (definisi tabel pabrikan) | — | — | Berat section insert | — |
Perhitungan setiap crane dilakukan secara terpisah. Distribusi beban ditentukan berdasarkan geometri titik angkat atau data lifting plan yang telah diverifikasi.
Metode geometri hanya menghitung kesetimbangan statika 2 titik pada cargo kaku. Hasil pembagian beban ini bersifat indikatif dan belum menggantikan lifting plan tandem yang diverifikasi. Pastikan konfigurasi rigging, load sharing, crane movement, communication, ground condition, and manufacturer limits diperiksa oleh lifting engineer.
| Komponen | Panjang (m) | Qty | Subtotal (m) |
|---|---|---|---|
| Total | — | — |
| Komponen | Panjang (m) | Qty | Subtotal (m) |
|---|---|---|---|
| Total | — | — |
Porsi A = (S − x) ÷ S. Porsi B = 1 − porsi A. Berlaku untuk asumsi cargo kaku dengan dua titik tumpu/angkat dan CoG berada di antara kedua titik.
Total beban A+B harus sama dengan berat cargo dalam toleransi 0,5%, dan referensi lifting plan wajib diisi.
Hasil tandem akan ditampilkan setelah data lengkap.
Bangun jalur beban dari hook menuju cargo. Input hanya tampil ketika diperlukan oleh konfigurasi yang dipilih.
Periksa ground bearing untuk satu crane atau masing-masing crane pada konfigurasi tandem. Hasil ditampilkan per crane, bukan digabung ke satu footprint.
Data crane dapat diambil otomatis dari modul Single atau Tandem. Untuk Tandem, setiap crane diperiksa secara terpisah dengan dimensi crawler dan alokasi beban masing-masing. Hasil tetap memerlukan verifikasi terhadap data reaksi track pabrikan, mat, dan kondisi tanah aktual.
Module is planned.