Workspace / Dashboard
ENGINEERING WORKSPACE
LO
OPERATIONS / CALCULATION DESK

Lift Control Desk/

Kapasitas crane, distribusi beban, konfigurasi rigging, dan tekanan tanah dalam satu workspace.

CALCULATION ENGINEREADY
01 MULAI PERHITUNGAN

Pilih konfigurasi pengangkatan

Pilih mode sesuai konfigurasi pekerjaan lifting.

INPUT → HITUNG → TINJAUWORKSPACE OPERASIONAL
02 REFERENSI TEKNIS

Manual crane & referensi rigging

Load chart pabrikan dan sumber teknis untuk pemeriksaan rigging.

ENGINEERING SOURCES
LR
1250
Liebherr LR1250Load chart · Manual craneKapasitas menurut konfigurasi boom dan radius kerja
LOADED
LR
1100
Liebherr LR1100Load chart · Manual craneKapasitas menurut konfigurasi boom dan radius kerja
LOADED
Load chart hanya dicocokkan dengan kombinasi boom dan radius yang tersedia.
RIGGING CALCULATIONSumber perhitungan & validasi
10 SOURCES
01 Sling, hitch & sling angle5 sumber
02 Shackle & rigging hardware2 sumber
03 Standar engineering ASME3 sumber
Rujukan ini membantu memahami dasar teknis. Gunakan WLL dan faktor koreksi dari tag, manual, serta dokumen pabrikan untuk gear yang benar-benar dipakai. OSHA merupakan regulasi Amerika Serikat, bukan pengganti ketentuan K3 Indonesia atau prosedur lokasi kerja. Dokumen ASME dapat memerlukan pembelian/lisensi.
MODUL PERHITUNGAN

Modul perhitungan

05 MODULES
LIFT//OPS / ENGINEERING WORKSPACELR1250 LR1100 SINGLE TANDEM
DOCUMENT CENTER / LIFTING

Lifting Plan Forms

Access the two operational forms used with the LIFT//OPS calculation modules.

DOCUMENT LIBRARY

Lifting Plan Form and GBP Form are being prepared as downloadable documents. Each form will be released separately and will keep its own layout and approval fields.

COMING SOON
FORM 01 / LIFTING PLAN

Lifting Plan Form

Document pengajuan rencana pengangkatan, berisi informasi pekerjaan, konfigurasi crane, data beban, rigging, dan persetujuan.

PDF DOWNLOADFORM TEMPLATE
COMING SOON
FORM 02 / GROUND BEARING

GBP Form

Dokumen perhitungan Ground Bearing Pressure untuk mencatat konfigurasi crawler, beban crane, distribusi tekanan, dan verifikasi daya dukung tanah.

PDF DOWNLOADFORM TEMPLATE
Future release. Kedua form akan bisa diunduh secara terpisah setelah layout final dan integrasi dokumen selesai.
PERHITUNGAN LIFTING / SINGLE CRANE

Single Crane Lift

Konfigurasi crane, input beban, susunan boom, dan evaluasi kapasitas.

SINGLE CRANE
SUMBER LOAD CHARTManual pabrikan crane
LR1250Liebherr LR1250 · Load ChartReferensi manual
LR1100Liebherr LR1100 · Load ChartReferensi manual
ACTIVE MODEL LR1250LR1250 · SWL − 9.0 t

1. CRANE CONFIGURATION

Input utama
Pilih Tandem Crane Lift untuk langsung membuka modul tandem.
Pilih konfigurasi boom resmi yang tersedia untuk model crane.
Radius harus sesuai dengan titik pada load chart. Interpolasi tidak digunakan.

2. BOOM SECTION CONFIGURATION (AUTO)

Master konfigurasi boom
ComponentLength (m)QtyWeight (kg)
Total———

3. RIGGING & BEBAN (Kg)

Input dan berat otomatis
Faktor pengali dinamis.
Beban statis mencakup cargo, crane blocks, hoist line, dan lifting gear.

4. GROUND BEARING

Dimensi dan area
Nilai daya dukung tanah izin mengikuti area pengangkatan yang dipilih.

6. SELECTED BOOM CONFIGURATION (mode Single Crane)

Validasi konfigurasi resmi
Komponen (urutan dari pangkal)Panjang/unit (m)QtySubtotal (m)Posisi dalam boomSubtotal berat (kg)
Total (definisi tabel pabrikan)——Berat section insert—
Catatan data konfigurasi: Data berat boom foot dan boom head belum tersedia. Komponen tersebut belum dimasukkan ke perhitungan berat crane. Lengkapi berdasarkan spesifikasi pabrikan sebelum hasil digunakan untuk perencanaan lifting.
TANDEM CRANE CALCULATOR

Tandem Crane Lift · 2 Crane / 1 Cargo

Perhitungan setiap crane dilakukan secara terpisah. Distribusi beban ditentukan berdasarkan geometri titik angkat atau data lifting plan yang telah diverifikasi.

TANDEM · 2 CRANES
ⓘ
LOAD DISTRIBUTION METHOD

Metode geometri hanya menghitung kesetimbangan statika 2 titik pada cargo kaku. Hasil pembagian beban ini bersifat indikatif dan belum menggantikan lifting plan tandem yang diverifikasi. Pastikan konfigurasi rigging, load sharing, crane movement, communication, ground condition, and manufacturer limits diperiksa oleh lifting engineer.

1. CRANE A & CRANE B — CONFIGURATION

Input masing-masing crane
A CRANE AModel A
Gunakan radius yang tersedia pada load chart pabrikan.
Faktor pengali dinamis untuk Crane A.
Konfigurasi boom tersedia.
SUMBER LOAD CHARTManual Crane LR1250SWL adjustment: −9.0 t
B CRANE BModel B
Gunakan radius yang tersedia pada load chart pabrikan.
Faktor pengali dinamis untuk Crane B.
Konfigurasi boom tersedia.
SUMBER LOAD CHARTManual Crane LR1100No SWL adjustment
Kombinasi model tandem mengikuti daftar konfigurasi yang tersedia.

2. SELECTED BOOM CONFIGURATION — CRANE A & B

Konfigurasi dan berat section insert
CRANE A · LR1250—
KomponenPanjang (m)QtySubtotal (m)
Total——
Berat section insert—
Berat boom foot/head belum tersedia; nilainya tidak diasumsikan.
CRANE B · LR1100—
KomponenPanjang (m)QtySubtotal (m)
Total——
Berat section insert—
Berat boom foot/head belum tersedia; nilainya tidak diasumsikan.

3. CARGO & DISTRIBUSI BEBAN

Tanpa asumsi 50:50 otomatis

METODE GEOMETRI · STATIKA 2 TITIK

Porsi A = (S − x) ÷ S. Porsi B = 1 − porsi A. Berlaku untuk asumsi cargo kaku dengan dua titik tumpu/angkat dan CoG berada di antara kedua titik.

METODE LIFTING PLAN TERVERIFIKASI

Total beban A+B harus sama dengan berat cargo dalam toleransi 0,5%, dan referensi lifting plan wajib diisi.

BEBAN CARGO → CRANE A—
BEBAN CARGO → CRANE B—
Porsi Crane A / B—
Status distribusi: —

4. HASIL PERHITUNGAN — PER CRANE

SWL dari load chart
CRANE A · LR1250—
Crane Weight (t)—
SWL efektif setelah derating (t)—
Beban cargo diterima (kg)—
Static Load (t)—
Dynamic Load (t)—
Utilisasi (Beban Dinamis ÷ SWL)—
—
CRANE B · LR1100—
Crane Weight (t)—
SWL efektif setelah derating (t)—
Beban cargo diterima (kg)—
Static Load (t)—
Dynamic Load (t)—
Utilisasi (Beban Dinamis ÷ SWL)—
—

5. STATUS TANDEM KESELURUHAN

Gabungan validasi pair + crane A + crane B
BELUM DAPAT DIVERIFIKASI

Hasil tandem akan ditampilkan setelah data lengkap.

WAJIB REVIEW ENGINEER: Status AMAN pada kalkulator hanya menunjukkan hasil pembandingan dynamic load dengan SWL berdasarkan data data referensi yang tersedia. Status ini bukan izin kerja dan tidak menilai seluruh faktor tandem seperti load transfer, synchronisation, rigging system, structural adequacy, wind, ground bearing per crane, crane travel, atau prosedur komunikasi.
Hitung otomatis saat input berubah.
RIGGING ENGINEERING

Rigging Load Path

Bangun jalur beban dari hook menuju cargo. Input hanya tampil ketika diperlukan oleh konfigurasi yang dipilih.

RIGGING CALCULATION

LOAD SETUP

Satu jalur hook untuk setiap perhitungan
01
Masukkan beban dan DAF secara manual.

LOAD PATH BUILDER

Stage 1 dimulai dari crane hook; stage terakhir terhubung ke cargo
02
0 / 4 stages

STAGE RESULTS

Maximum leg tension dan utilisasi komponen
03
Hasil per stage muncul setelah sling dipilih.
Rigging Load Path
GROUND BEARING PRESSURE CALCULATOR

GBP Calculator · Single & Tandem Crane

Periksa ground bearing untuk satu crane atau masing-masing crane pada konfigurasi tandem. Hasil ditampilkan per crane, bukan digabung ke satu footprint.

GBP CALCULATOR
ⓘ
Pemeriksaan daya dukung tanah

Data crane dapat diambil otomatis dari modul Single atau Tandem. Untuk Tandem, setiap crane diperiksa secara terpisah dengan dimensi crawler dan alokasi beban masing-masing. Hasil tetap memerlukan verifikasi terhadap data reaksi track pabrikan, mat, dan kondisi tanah aktual.

1. SUMBER DATA & KONFIGURASI CRANE

Single Crane / Manual
Single menarik crane weight dan dynamic load dari modul Single Crane. Tandem menarik hasil Crane A dan B secara terpisah.
Manual: masukkan berat sesuai sumber terverifikasi.
Manual: total suspended load × DAF, mengikuti basis perhitungan yang disetujui.

2. CRAWLER & GROUND CONDITION

Crawler dimensions and lifting area
Default max press 71%.
Crawler dimensions: LR1250 = 8.7 × 1.2 m; LR1100 = 6.4 × 0.9 m.

3. ACTIONS

Live update

4. HASIL GROUND BEARING · SETIAP CRANE

Crane A dan B dihitung independen
CRANE A · ——
Berat Crane + Beban Dinamis—
Crawler Footprint (2 tracks)—
GBP Max—
Allowable GBC—
GBC Utilization—
Remaining Margin—
—
CRANE B · ——
Berat Crane + Beban Dinamis—
Crawler Footprint (2 tracks)—
GBP Max—
Allowable GBC—
GBC Utilization—
Remaining Margin—
—
ENGINEERING NOTE: tandem GBP is evaluated for each crane separately using the load allocation and the same data referensi-derived GBP model. This is not a substitute for manufacturer track reactions, load distribution under crawler mats, or geotechnical verification.
GROUND BEARING CALCULATION
LIFT//OPS MODULE

Module

Module is planned.

IN DEVELOPMENT
Modul ini belum diaktifkan. Kita akan implementasikan setelah Single Crane Calculation diuji dan disepakati.